CAUTION

Blog Project deadline is 15 February 2010 at 00.00<> (WIB Times). Jangan lupa setiap anggota kelompok diwajibkan untuk memasukkan paling sedikit 5 (lima) postingan mengenai IT Category dengan ketentuan seperti yang sudah dijelaskan pada saat praktikum Komputer yang lalu.

Blog ini Wajib memiliki fasilitas-fasilitas:

  1. Cita Hati Logo
  2. Search Blog
  3. Blog Category (Blog Labels or Label Cloud or Blogumus)
  4. About this Blog (Nama anggota2 kelompok + foto)
  5. ShoutBox
  6. Blogroll (isikan alamat blog/url kelompok2 yang lain)
  7. Latest Post
  8. Latest Comments
  9. Polling (sesuaikan dengan tema field trip)
  10. Blog/Web Counter (Ex : Histat)

Bonus Point :

Jika ada pertanyaan silakan contact saya di : mmeinardi@yahoo.com atau di twitter

 

With God's Love

Enter The Blog

Tuesday, February 9, 2010

Baby and Animal Cemetery

Di museum kesehatan ada bermacam-macam sasana, yaitu Sasana Adhyatma, Sasana Kencana, Sasana Kespro, Sasana Flora-Fauna, Sasana Kesehatan Budaya, dan lain-lain. Tapi sekarang kami akan membahas mengenai Sasana Flora-Fauna. Kami akan membahas lebih apa yang ada di Sasana ini.

Sasana Flora dan Fauna menampilkan berbagai macam koleksi binatang dan tumbuhan yang bisa berfungsi sebagai perantara penyakit misalnya sapi pembawa anthrax, ular yang bisa menyebabkan keracunan darah, ikan buntek yang bisa menyebabkan keracunan makanan, trenggiling, tikus dan monyet juga ada disana. Disini juga ditunjukkan berbagai macam binatang yang bisa menguntungkan serta bisa merugikan. Lalu disini juga bisa ditemui berbagai jenis serangga contonhya saja nyamuk demam berdarah, nyamuk hutan, kalajengking, kaki seribu, kupu-kupu mulai dari yang berwarna sampai yang hanya berwarna hitam putih. Lalu juga banyak binatang yang diawetkan demi kepentingan lain contohnya untuk kepentingan museum, lalu juga untuk kepentingan masyarakat agar bisa melihat keindahan alam yang bisa diawetkan tanpa harus pergi jauh-jauh melihat binatang-binatang itu. Lalu kita juga bisa belajar banyak tentang binatang-binatang itu serta kegunaan dan manfaat-manfaatnya. Tujuan adanya pengawetan hewan disana adalah sebagai contoh hewan dalam bentuk aslinya agar masyarakat bisa tahu dan menghindari binatang-binatang tersebut jika berbahaya atau binatang tersebut mendatangkan penyakit.

Di dunia ini kita sudah sering mendengar kata aborsi dan di museum kesehatan ini kita bisa lebih mengetahui dan mempelajari tentang aborsi lebih dalam serta lebih dijelaskan lagi proses aborsi, kasus-kasus aborsi, dan masih banyak lagi tentang aborsi. Jika kita membahas tentang aborsi secara kamus, “Aborsi” adalah berhentinya kehamilan yang mengakibatkan kematian bayi atau gugurnya kandungan yang disengaja atau tidak disengaja.

Kasus aborsi di Indonesia sangatlah meningkat karena meningkatnya jumlah freesex, banyak wanita bekerja sebagai PSK lalu banyaknya pergaulan bebas yang sangat tidak terkendali lalu dipicu juga penegakan hukum yang kurang ditegakkan tentang akibat freesex atau aborsi. Kami tidak setuju dengan aborsi dan menolak adanya aborsi tanpa anjuran dokter karena menurut kami aborsi hanya dlakukan jika memang kandungan itu bermasalah atau memang dianjurkan dokter untuk aborsi karena masalah kesehatan atau program KB.

Aborsi adalah membuang bayi sehingga tidak disetujui dan itu adalah dosa maka dari itu kami juga sangat anti aborsi serta kami juga mau ikut membantu pencegahan aborsi dengan cara lewat segi agama dan budaya. jika lewat budaya kita harus menegakkan pergaulan yang benar, memberikan arahan-arahan agar tidak freesex. Lewat agama kita perlu memberikan arahan-arahan dari tempat ibadah masing-masing contohnya memberikan seminar-seminar dari gereja tentang dosa jika aborsi, bahaya aborsi dan freesex.

Alat-alat aborsi yang sering digunakan adalah alat penghisap (suction) yang digunakan untuk menghisap bayi yang masih di dalam kandungan. Ada tang khusus untuk aborsi (cunam abortus) dengan cara memotong tubuh bayi. Lalu ada alat kuret untuk menghancurkan dan mengambil bayi dari rahim. Lalu juga ada obat penghancur janin yang digunakan untuk menghancurkan janin, cara ini bisa dilakukan dengan disuntikkan atau di minum oleh ibu sang janin. Lalu ada juga alat penjepit yang dapat menjepit janin dan janin akan dikeluarkan dari rahim.

0 comments:

Post a Comment