CAUTION

Blog Project deadline is 15 February 2010 at 00.00<> (WIB Times). Jangan lupa setiap anggota kelompok diwajibkan untuk memasukkan paling sedikit 5 (lima) postingan mengenai IT Category dengan ketentuan seperti yang sudah dijelaskan pada saat praktikum Komputer yang lalu.

Blog ini Wajib memiliki fasilitas-fasilitas:

  1. Cita Hati Logo
  2. Search Blog
  3. Blog Category (Blog Labels or Label Cloud or Blogumus)
  4. About this Blog (Nama anggota2 kelompok + foto)
  5. ShoutBox
  6. Blogroll (isikan alamat blog/url kelompok2 yang lain)
  7. Latest Post
  8. Latest Comments
  9. Polling (sesuaikan dengan tema field trip)
  10. Blog/Web Counter (Ex : Histat)

Bonus Point :

Jika ada pertanyaan silakan contact saya di : mmeinardi@yahoo.com atau di twitter

 

With God's Love

Enter The Blog

Friday, February 12, 2010

A Trash Worth For a Dollar

Sehari-hari manusia membuat begitu banyak sampah yang biasanya dibuang sembarangan, karena itu menyebabkan lingkungan kotor dan menyebabkan beberapa dampak yang merugikan alam ini. Dari pada kita merusak lingkungan dengan sampah-sampah yang menumpuk setiap harinya, lebih baik kita mengolah kembali sampah- sampah tersebut. Pengolahan sampah yang dilakukan di kampung wisata Rungkut terbagi menjadi dua jenis. Jenis-jenis pengolahan sampah dibedakan menjadi dua yaitu sampah organik dan sampah anorganik. Sampah organik yang didapat dari sisa-sisa makan akan dibuat sebagai pupuk. Setiap warga mempunyai keranjang takakura yang berfungsi sebagai tempat pengolahan sampah, sampah akan diolah menjadi pupuk organik. Keranjang takakura adalah tempat pengomposan sampah organik yang terbuat dari keranjang. Bakteri yang terdapat dalam starter kit pada keranjang Takakura akan menguraikan sampah menjadi kompos, tanpa menimbulkan bau dan tidak mengeluarkan cairan. Inilah keunggulan pengomposan dengan keranjang.

Proses daur ulang plastik adalah :

- Plastik dipilah/dipilih dahulu untuk mencari mana yang berkwalitas baik dan yang layak di daur ulang.

- Dicuci dengan pemutih dan dibersihkan dari kuman-kuman.

- Dikeringkan dan dikelompokan berdasarkan ukuran.

- Dipotong sesuai keinginan dan dimotif.

- Dirangaki atau dipanen.

- Dibentuk model, lalu dijahit.

- Finishing, dipaking dan dikirim.

Produk-produk yang dihasilkan adalah kotak pensil, topi, kertas daur ulang, frame foto, sandal, topi, dan lain-lain. Produk-produk daur ulang ini biasanya dipasarkan kemana-mana, bahkan sampai luar kota, beberapa juga ada yang dipamerkan bila ada pameran. Banyak sekali orang yang memesan barang-barang daur ulang tersebut. Ada orang dari Malaysia dan Jakarta membeli produk-produk ini sebanyak 50 buah tiap produk. Warga Rungkut juga menggunakan produk mereka untuk konsumsi sehari-hari karena selain ramah lingkungan produk-produk tersebut harganya murah.

Selain daur ulang plastik, ada juga proses mendaur ulang kertas. Proses mendaur ulang kertas adalah :

- Siapkan kertas-kertas bekas

- Robek-robek kertas tersebut menjadi kecil-kecil

- Masukan potongan kertas ke dalam seember air dan rendam seharian

- Blender kertas yang sudah direndam oleh air, hingga menjadi bubur.

- Tuangkan kedalam baskom yang sudah berisi air dan diaduk

- Letakan kain basah di atas spons.

- Saring campuran air dan bubur kertas menggunakan screen sablon

- Letakan diatas spons yang sudah dilapisi kain dengan posisi terbalik

- Gosok sedikit screen dan angkat hati-hati

- Tutup dengan kain yang sudah dibasahi.

- Sesudah beberapa lapis, ditekan dengan papan yang diberi pemberat.

- Biarkan selama satu jam sampai airnya berkurang hingga cukup kering.

- Angkat dan jemur sampai kering dibawah sinar matahari.

- Setrika sepasang demi sepasang.


Dampak-dampak dari daur ulang adalah :

(+) Lingkungan menjadi bersih, tidak ada sampah organik maupun anorganik yang berhamburan

(+) Membantu perekonomian

(+) Mendaur ulang bahan bekas dengan sebaik-baiknya.

(-) Banyak kuman yang terdapat pada sampah jadi membuat orang mudah terserang sakit.

(-) Butuh waktu yang lama dan proses yang panjang.

Mendengar peryataan “Waste is Gold”, kami sangat setuju dengan pernyataan tersebut. Dari pernyataan tesebut kami dapat menyimpulkan bahwa sisa-sisa yang biasanya di buang, dapat di daur ulang kembali dan dapat menghasilkan uang. Sisa-sisa tersebut sangatlah berharga. Dibalik dari sisa-sisa yang sepertinya tidak berguna lagi, kita dapat membuat barang-barang yang berguna, selain itu juga ramah lingkungan.

0 comments:

Post a Comment